Minggu, 28 Oktober 2012

Head Up Display (HUD) System


Head Up Display (HUD) adalah tampilan transparan yang menyajikan data tanpa mengharuskan pengguna melihat dari sudut pandang yang biasa mereka lihat. Asal usul nama berasal dari pilot yang dapat melihat informasi dengan kepala tegak dan melihat ke depan, bukannya menghadap ke bawah melihat instrumen yang lebih rendah. Sebuah contoh awal dari apa yang sekarang akan disebut sebagai head up display adalah sistem Proyektor dari Angkatan udara Inggris Mrk radar VIII intersepsi dipasang ke beberapa pejuang Havilland, di mana layar radar diproyeksikan ke kaca depan pesawat bersama dengan buatan cakrawala, memungkinkan pilot untuk melakukan interceptions tanpa mengalihkan mata mereka dari kaca depan.

Meskipun mereka pada awalnya dikembangkan untuk penerbangan militer, HUDs sekarang digunakan dalam handphone, mobil, dan aplikasi lainnya.

Seperti halnya General Motors yang mulai mengembangkan Head Up Display berteknologi Laser. Dengan inovasi ini pengemudi tak akan lagi menemukan kendala penglihatan pada kondisi gelap, hujan bahkan berkabut sekali pun.

Inovasi yang menurut GM tak akan lama lagi diproduksi ini, memiliki dampak besar pada keselamatan karena mampu  memandu pengemudi saat berada di jalan bahkan dalam kondisi hampir mustahil untuk melihat dengan mata telanjang.

Hal ini dimungkinkan berkat penggunaan sensor dan kamera yang mengumpulkan informasi untuk diproyeksikan ke kaca depan menggunakan laser ultra violet kecil.

Teknologi ini merupakan bagian dari kerjasama antara depertemen riset dan pengembangan (R&D) GM dengan tim di University of Southern California dan Carnegie Mellon University.

"Saat mengemudi dalam kabut, kita bisa memanfaatkan kamera infra merah pada kendaraan untuk mengetahui di mana keberadaan tepi jalan dan laser dapat 'melukiskan' tepi jalan tersebut pada kaca depan sehingga pengemudi bisa mengetahuinya," ujar manajer grup laboratorium GM R&D Thomas Seder.

Proyek berikutnya nanti, tim akan menggabungkan sistem ini dengan fitur navigasi, night vision, dan menambah lagi teknologi sensor berbasis kamera untuk membantu pengemudi tetap melihat jalan.

Teknologi ini memggunakan lapisan fospor transparan khusus yang ditanam pada kaca depan. Lapisan ini akan berpendar ketika terkena sorotan sinar laser ultra violet yang menampilkan bentuk tikungan jalan di depan. Dengan teknologi seperti itu, memungkinkan seluruh permukaan kaca depan berfungsi sebagai layar display.

Hal ini juga memungkinkan kaca depan dapat memproyeksikan adanya berbagai rintangan lain yang terdeteksi sensor namun di luar jangkauan pendangan normal, seperi hewan maupun pejalan kaki di tepi jalan.
Fitur lain dari teknologi yang dinamai GM HUD (Head Up Display) System ini adalah kemampuannya dalam mendeteksi dan membaca rambu-rambu jalan seperti teknologi OpelEye system. Fitur ini sangat berguna bagi pengemudi untuk mengetahui batas kecepatan yang diijinkan serta tanda-tanda peringatan lainnya.

Sistem ini juga berpotensi menjadi sistem navigasi dengan cara membaca dan menafsirkan tanda-tanda lalu lintas dan menggabungkan dengan instruksi rute untuk mengingatkan pengemudi di mana dan kapan harus berbelok yang benar.

Saat pihak GM menyatakan 'tak lama lagi akan diproduksi', sepertinya tak akan secepat membalikkan telapak tangan. Diperkirakan teknologi ini baru bisa diproduksi antara 4-5 tahun ke depan.

General Motors mulai menggunakan display head-up pada tahun 1988 dengan layar warna pertama muncul pada tahun 2001 pada Corvette. Pada tahun 2003, BMW menjadi produsen Eropa pertama yang menawarkan HUDs. Menampilkan menjadi semakin tersedia dalam mobil produksi, dan biasanya menawarkan speedometer, tachometer, dan menampilkan sistem navigasi. HUD juga ditampilkan di General Motors tertentu, Honda, Toyota dan kendaraan Lexus. Manufaktur lainnya seperti Citroen, Saab, dan Nissan saat ini menawarkan beberapa bentuk sistem HUD. HUDs Sepeda Motor helm juga tersedia secara komersial.


sumber:


Tidak ada komentar: