Senin, 02 Mei 2011

Pewarna Rambut Berisiko Kanker

MENGUBAH-UBAH warna rambut secara rutin menggunakan berbagai zat warna dan zat kimia lainnya di salon dan barber shop berisiko meningkatkan timbulnya gejala kanker. Pasalnya, zat-zat kimia dan pewarna yang digunakan termasuk kategori karsinogen atau penyebab kanker.

Kesimpulan itu disampaikan International Agency for Research on Cancer (IARC), sebuah lembaga yang berada di bawah naungan Badan Kesehatan Dunia (WHO), dipublikasikan dalam Lancet Oncology pekan ini.

Kesimpulan itu berdasarkan riset epidemiologi yang telah dilakukan IARC sejak 1993 dan dilakukan secara berkala sampai sekarang.

"IARC secara berkala selalu melakukan klasifikasi berbagai jenis zat kimia penting yang sering digunakan rutin oleh masyarakat untuk mengetahui sejauh mana keamanannya bagi kesehatan manusia. Untuk itu, kami meminta agar para pekerja yang menggunakan zat kimia, termasuk pewarna rambut berhati-hati dan selalu menggunakan sarung tangan. Hal itu bermanfaat mengurangi risiko berbagai gangguan yang ditimbulkan," papar Dr Michael Thun, Wakil Presiden Riset Epidemiologi, Lembaga Kanker Amerika.

Pada 1993, IARC pernah menemukan adanya gejala bahwa para penata rambut dan tukang pangkas rambut sangat rentan terkena kanker karena sering bersentuhan dengan zat kimia dan pewarna rambut.

Namun, saat itu IARC belum bisa membuktikan secara signifikan sehingga terus dilakukan riset yang komprehensif. Kini, IARC memiliki bukti yang cukup kuat keterkaitan antara zat kimia serta pewarna rambut dan potensi risiko timbulnya kanker.

Dalam penelitian yang dilakukan IARC itu ditemukan beberapa produk yang sering digunakan para penata rambut dan tukang pangkas rambut, seperti zat pewarna, zat pencuci rambut, bahan karet sintetis, zat kimia pengering yang berisiko menyebabkan kanker pada manusia.

Dalam skala laboratorium dengan menggunakan tikus putih sebagai bahan percobaan, zat-zat kimia tersebut menimbulkan tumor.

Dalam sejumlah riset lain, meningkatnya risiko kanker semakin kuat dengan adanya penggunaan zat warna permanen dan zat pewarna dengan warna yang pekat. Karena itulah, IARC mengategorikan zat pewarna rambut dan bahan kimia yang sering digunakan untuk menata rambut sebagai zat berisiko menimbulkan kanker pada manusia.

Bukan hanya pada pengguna, orang yang sering kontak dengan zat-zat kimia tersebut pun memiliki risiko yang sama. Para penata rambut dan tukang pangkas rambut, khususnya pekerja lelaki, berisiko terkena kanker kandung kemih.

"Namun, bagaimana pewarna itu bisa memicu kanker, sejauh ini belum ada penjelasan yang detail. Apakah itu akibat penggunaan zat kimia pada masa lalu dan sudah tak digunakan lagi atau penggunaan secara kontinu untuk produk-produk sejenis," papar Thun. Hal itu merujuk pada penggunaan zat pewarna rambut yang dibuat pada 1970-an dan masih digunakan sampai kini karena tak terbukti menyebabkan kanker.

Beberapa penelitian menambahkan, penggunaan berbagai zat kimia untuk rambut juga berisiko menyebabkan leukimia, myeloma, hodgkin, lymphoma hodgkin, kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker mulut rahim. Namun, IARC menyatakan, penelitian itu belum mempunyai bukti ilmiah yang kuat. IARC juga menyarankan agar semua orang lebih arif menggunakan berbagai zat kimia tersebut.

source : okezone

Minggu, 24 April 2011

The 2011 TIME 100 Poll

Rain becomes the first Asian to be twice picked as TIME's top 100 most inf

 
Rain menjadi yang pertama di Asia yang dua kali dipilih sebagai top TIME's 100 penghibur paling berpengaruh di dunia.oleh majalah Time dan mendapat peringkat teratas dalam 100 perusahaan Poll tahun ini,

Sebelum ini, pada 2011  100 Poll yang resmi ditutup pada tengah malam pada tanggal 14 April, Rain mengambil tempat pertama, mempertahankan posisi dominan dalam daftar 203 calon setelah mengalahkan Jay Chou (kedua), Susan Boyle (ketiga) dan seterusnya .

Akibatnya, ia dijadwalkan meninggalkan negara itu pukul 19.30 WIB pada 24 April atas undangan dari pihak resmi diselenggarakan oleh Time 100 yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 April di New York.

Partai ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh terkemuka dari seluruh dunia termasuk di Time 100, termasuk Amerika First Lady Michelle Obama dan Rain. Dia diharapkan pulang ke rumah jam 17:35 am pada tanggal 28 April untuk film film 'Red Muffler' sesuai jadwal.

Sementara itu, pada tahun 2006, Rain telah membuktikannya dengan menjadi dipilih sebagai top TIME's 100 penghibur paling berpengaruh di dunia.

Sabtu, 23 April 2011

tou 2

 
Qd= 250-5P
Q5= -30+5P
Qd=Qs
250-5P = -30 +5P
250 + 30 = 5P + 5P
280 = 10P
P=28

Qd= 250 – 5 (28)
        250 – 140 = 140 

tou 1


BIMBINGAN BELAJAR

            Pada tabel atau diagram diatas adalah diagram yang menjelaskan tentang siklus atau perputaran antara penawaran dan permintaan dalam sebuah tempet Bimbingan Belajar. Contoh nya adalah INTEN. INTEN adalah sebuah tempat bimbingan belajar yang menyediakan Bimbingan Reguler, Intensif bagi murid-murid SD, SMP, SMA dan calon mahasiswa yang ingin belajar selain belajar disekolah dan dirumah. Program yang disediakan ada 2 macam yaitu REGULER dan INTENSIF.

            Pada Program REGULER fasilitas yang diberikan adalah satu kelas yang terdiri hanya 20 murid dengan harga Rp.6.000.000/tahun, dalam seminggu hanya 2 kali pertemuan. Sedangkan dalam Program INTENSIF fasilitas yang diberikan adalah satu kelas ,aksimal ada 10 orang murid denagn harga Rp.15.000.000/tahun dan dalam seminggu ada 3 kali pertemuan. Fasilitas yang lain adalah INTEN menjamin kepada konsumen dapat masuk kesekolah atau perguruan tinggi sesuai keinginan konsumen. Kedua program tersebut diadakan karena ada banyak nya permintaan dari konsumen yang ingin lulus Ujian Negara dan Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan hasil yang memuaskan.

            Namun untuk mewujudkan itu semua INTEN bimbel memerlukan Guru dan staff yang professional, modal dan Gedung atau Ruko yang tempatnya strategis dan mudah dijangkau. INTEN bimbel juga harus memberikan fasilitas kepada Guru dan staff yang mengajar seperti Gaji, Buku panduan, ruangan dan lain-lain.

Jumat, 22 April 2011

ongkos dan penerimaan


A. Macam-Macam Ongkos
Ongkos adalah kurva yang menunjukkan saling berhubungan antara jumlah ongkos produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Sedangkan yang dimaksud dengan ongkos produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produlsi yang gunanya untuk memproduksi output atau pengeluaran.

Macam-macam ongkos adalah sebagai berikut:

• Total Fixed Cost (Ongkos Total Tetap) adalah jumlah ongkos yang tetap yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi. Contoh : penyusutan, sewa, dsb.

• Total Variabel Cost (Ongkos Variabel Total) adalah jumlah ongkos-ongkos yang dibayarkan yang besarnya berubah menurut tingkat yang dihasilkan. Contoh : ongkos bahan mentah, tenaga kerja, dsb.

• Total Cost (Ongkos Total) adalah penjumlahan antara ongkos total tetap dengan ongkos total variabel. TC = TFC + TVC.

• Average Fixed Cost (Ongkos Tetap Rata-rata) adalah ongkos tetap yang dibebankan kepada setiap unit output.
AFC = TFC / Q , dimana Q = tingkat output

• Average Variabel Cost (Ongkos Variabel Rata-rata) adalah ongkos variabel yang dibebankan untuk setiap unit output.
AVC = TVC / Q
 
• Average Total Cost (Ongkos Total Rata-rata) adalah ongkos produksi yang dibebankan untuk setiap unit output.
ATC = TC / Q
 
• Marginal Cost (Ongkos Marginal) adalah tambahan atau berkurangnya ongkos total karena bertambahnya atau berkurangnya satu unit output.
MC = ∆TC / ∆Q = ∆TVC / ∆Q

B. Kurva Ongkos
Kurva ongkos adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara jumlah ongkos produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Ongkos produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produksi guna memproduksi output.
Kurva ongkos produksi dibedakan menjadi;
 
1. Ongkos Produksi Jangka Pendek
Dalam ongkos produksi jangka pendek perusahaan sudah mempunyai peralatan-peralatan untuk produksi seperti mesin,gedung dan tanah.Masalah yang perlu diperhatikan adalah masalah kebijaksanaan bahan baku,tenaga kerja dan lain-lain yang merupakan ongkos variabel.Jadi dalam ongkos produksi jangka pendek ini terdapat ongkos tetap dan ongkos variabel.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dari gambar diatas sebagai berikut:
  • AVC minimum bila garis singgung kurva TVC melalui titik origin.
  • ATC minimum bila garis singgung TC melalui titik origin.
  • AVC dan ATC minimum bila keduanya memotong MC.
2. Ongkos Produksi Jangka Panjang

Dalam ongkos produksi jangka panjang,perusahaan dapat menambah semua faktor produksi,Sehingga tidak ada ongkos tetap dalam jangka panjang.Semua pengeluaran merupakan ongkos variabel.

C. Penerimaan (Revenue)
Didalam memproduksi suatu barang, ada dua hal yang menjadi fokus utama dari seorang pengusaha dalam rangka mendapatkan keuntungan yang maksimum, yaitu ongkos (cost) dan penerimaan (Revenue).
Ongkos sebagaimana telah dijelaskan diatas, maka yang dimaksud dengan penerimaan adalah jumlah uang yang diperoleh dari penjualan sejumlah output atau dengan kata lain merupakan segala pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan hasil dari penjualan hasil produksinya. Hasil total penerimaan dapat diperoleh dengan mengalikan jumlah satuan barang yang dijual dengan harga barang yang bersangkutan atau
TR = Q x P

1. Total penerimaan (Total revenue : TR)
yaitu total penerimaan dari hasil penjualan. Pada pasar persaingan sempurna, TR merupakan garis lurus dari titik origin, karena harga yang terjadi dipasar bagi mereka merupakan suatu yang datum (tidak bisa dipengaruhi), maka penerimaan mereka naik sebanding (Proporsional) dengan jumlah barang yang dijual. Pada pasar persaingan tidak sempurna, TR merupakan garis melengkung dari titik origin, karena masing perusahaan dapat menentukan sendiri harga barang yang dijualnya,dimana mula-mula TR naik sangat cepat, (akibat pengaruh monopoli) kemudian pada titik tertentu mulai menurun (akibat pengaruh persaingan dan substansi).

2. Penerimaan rata-rata (Avarage Total revenue : AR)
yaitu rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, yang diperoleh dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.

3. Penerimaan Marginal (Marginal Revenue : MR)
yaitu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unit output. Dalam pasar persaingan sempurna MR ini adalah konstan dan sama dengan harga (P), dan berimpit dengan kurva AR atau kurva permintaan, bentuk kurvanya horizontal. Dalam pasar persaingan tidak sempurna MR, menurun dari kiri atas kekanan bawah dan nilainya dapat berupa :
  • Positif
  • Sama dengan nol
  • Negatif
C. Keuntungan Maximum
Keuntungan maksimum adalah keuntungan penuh dari output yang telah di produksi sebelumnya.

1.Pendekatan Total
Laba Total (p)    adalah perbedaan antara penerimaan total (TR) dan biaya total (TC). Laba terbesar terjadi pada selisih posistif terbesar antara TR dengan TC.  Pada selisih negative antar TR dengan TC perusahaan mengalami kerugian, sedang jika TR = TC perusahaan berada pada titik impas.
Dalam menentukan keuntungan maksimum ada 2 cara sebagai berikut:

a)      Keuntungan maksimum dicari dengan jalan mencari selisih antara keuntungan maksimum dengan ongkos minimum. 
b)      Keuntungan maksimum terjadi pada saat MR = MC.
Hasil Penjualan Total,seluruh jumlah pendapatan yang diterima perusahaan dari menjual barangjang diproduksikannja dinamakan hasil penjualan total (TR:yaitu dari perkataan Total Revenue).Telah diterangkan bahwa dalam persaingan sempurna harga tidak akan berubah walau bagaimanapun banyaknya jumlah barang yang dijual perusahaan.Ini menyebabkan kurva penjualan total (TR) adalah berbentuk garis lurus yang bermula dari titik O.

2. Pendekatan Marginal
Perusahaan memaksimumkan keuntungan pada saat penerimaan marginal (MR) sama dengan biaya marginal (MC).Biaya Marginal (MC) adalah perubahan biaya total perunit perubahan output.  Secara matematis dirumuskan
Penerimaan Marginal (MR) adalah perubahan penerimaan total per unit output atau penjualan.Hasil Penjualan Marjinal,satu konsep (istilah) mengenai hasil penjualan yang sangat penting untuk diketahui dalam analisis penentuan harga dan produksi oleh suatu perusahaan adalah pengertian hasil penjualan marjinal (MR yang merupakan singkatan dari perkataan Marjinal’Revenue), yaitu tambahan hasil penjualanjangdiperoleh perusahaan dari menjual satu unit lagi barangyang diproduksikannya.Dalam pasar persaingan sempurna berlaku keadaan berikut harga hasil penjualan rata-rata hasil penjualan marjinal.Kurva d() = AR0 = MRn menggambarkan kesamaan tersebut pada harga Rp 3000, dan kurva d0 = AR0 = MR0 menggambarkan kesamaan tersebut pada harga Rp 6000.

3. Pendekatan Rata-rata
Hasil Penjualan Rata-rata,untuk suatu perusahaan dalam pasar persaingan sempurna hasil penjualan rata-rata (AR) adalah harga barang yang diproduksi perusahaan adalah Rp 3000 maka d0=AR0= MRQ adalah kurva permintaan yang dihadapi perusahaan. Dengan demikian kurva ini adalah kurva hasil penjualan rata-rata pada harga barang sebanyak Rp 3000 (dan dinyatakan sebagai AR^. Kalau harga barang yang dijual perusahaan adalah Rp 6000, kurva d} = AR} = MRj adalah kurva permintaan dan juga kurva hasil penjualan rata-rata pada harga Rp 6000.
Dalam mencari keuntungan maksimum dengan pendekatan rata-rata,yaitu menggabungkan antara pasar persaingan sempurna dengan persaingan pasar tidak sempurna

Kamis, 21 April 2011

The 2011 TIME 100 Final List

Meet the most influential people in the world!
They are artists and
activists, reformers and researchers, heads of state and captains of
industry. Their ideas spark dialogue and dissent and sometimes even
revolution. Welcome to this year’s TIME 100
TIME 100


1.Wael Ghonim

2.Joseph Stiglitz

3.Reed Hastings

4.Amy Poehler

5.Geoffrey Canada

6.Mark Zuckerberg

7.Peter Vesterbacka
8.Angela Merkel

9.Julian Assange

10.Ron Bruder

11.Lamido Sanusi

12.Colin Firth

13.Amy Chua

14.Joe Biden

15.Jennifer Egan

16.Kim Clijsters

17.Ahmed Shuja Pasha

18.Aung San Suu Kyi

19.Cory Booker

20.Gabrie-lle Giffords

21.Katsunobu Sakurai

22.miche-lle Obama

23.Paul Ryan

24.Ai Weiwei

25.Rob Bell

26.Fathi Terbil

27.Dilma Rousseff

28.Tom Ford

29.Liang Guanglie

30.Sue Savage-Rumbaugh

31.Takeshi Kanno

32.Nicolas Sarkozy

33.Michele Bachmann

34.Saad Mohseni

35.Chris Christie

36.Matthew Weiner

37.Lisa Jackson

38.Jean-Claude Trichet

39.Justin Bieber

40.Prince William and Kate Middleton

41.Joe Scarborough

42.Blake Lively

43.Hillary Clinton
44.Muqtada al-Sadr

45.Anwar al-Awlaki

46.Kim Jong Un

47.Saif al-Islam Gaddafi

48.Hassan Nasrallah

49.Nathan Wolfe

50.Oprah Winfrey

51.Sergio Marchionne

52.Mahendra Singh Dhoni

53.Felisa Wolfe-Simon

54.Esther Duflo

55.Rain

56.Larry Page

57.Mia Wasikowska

58.David Cameron

59.John Lasseter

60.Maria Bashir

61.Mukesh Ambani

62.Chris Colfer

63.Major General Margaret Woodward

64.Bruno Mars

65.David and Charles Koch

66.Hung Huang

67.General David Petraeus

68.Matt Damon and Gary White

69.Cecile Richards

70.George R.R. Martin

71.Marine Le Pen

72.Grant Achatz

73.Feisal Abdul Rauf

74.El Général

74.Jamie Dimon

75.Heidi Murkoff

76.Sting

78.Jonathan Franzen

79.V.S. Ramachandran

80.Miche-lle Rhee

81.Mark Wahlberg

82.Rebecca Eaton

83.Xi Jinping

84.Kathy Giusti

85.Arianna Huffington

86.Barack Obama

87.Lionel Messi

88.Azim Premji

89.Aruna Roy

90.Ray Chambers

91.Scott Rudin

92.John Boehner

93.Derrick Rossi

94.Hu Shuli

95.Benjamin Netanyahu

96.Ayman Mohyeldin

97.Charles Chao

98.Bineta Diop

99.Dharma Master Cheng Yen

100.Patti Smith